BURUNG KENARI (CANARY)

Burung Kenari (Canary)

 

Burung Kenari

Karakter dan sifat burung Kenari, cara memilih burung Kenari, cara merawat burung Kenari, cara memaster burung Kenari, tips seputar burung Kenari.

 

TIPS PANDUAN BURUNG KENARI (CANARY)

 

Pemilihan Bakalan (Bahan), Perawatan Harian, Perawatan Pra Lomba, Perawatan Pasca Lomba dan Perawatan Mabung untuk Burung Kenari (Canary)

Berdasarkan Riset SMART MASTERING – WWW.SMARTMASTERING.COM


Burung Kenari adalah burung penyanyi yang sangat banyak penggemarnya. Memiliki variasi warna yang beragam dan kombinasi warna yang unik. Suara burung Kenari sangat variatif dengan naik turun nada yang mempunyai ritme irama lagu yang baik. Merawat burung Kenari sangatlah mudah dan menyenangkan.

KARAKTER DASAR BURUNG KENARI (CANARY)

  • Mudah beradaptasi, burung ini sangat mudah menyesuaikan diri terhadap perubahan lingkungan.

  • Penyanyi dan petarung. Apabila mendengar suara burung kenari lain atau melihat burung sejenis, maka semangat tempurnya langsung berkobar.

  • Birahi yang cenderung mudah naik. Burung ini sangat mudah naik birahinya, banyak penyebab yang dapat membuat naiknya birahi pada burung jenis ini. Variasi pakan yang kurang tepat, penjemuran yang berlebih atau melihat burung Kenari betina dapat dengan cepat menaikkan tingkat birahinya.

  • Mudah jinak. Karena kemampuan beradaptasinya yang tinggi, maka burung ini mudah jinak kepada manusia.

  • Tidak mudah stress. Burung Kenari sudah ratusan tahun ditangkarkan oleh manusia. 

Serinus Canaria

KENARI BERDASARKAN KEUNGGULANNYA (JENIS-JENIS KENARI)

Burung Kenari yang selama ini kita kenal, sebenarnya dibagi ke dalam beberapa kelompok berdasarkan keunggulannya. Kita membagi burung Kenari menjadi:

1. Kenari Postur (Type Canary), yaitu Kenari yang unggul di postur. Keunikannya disini mulai dari posturnya yang besar panjang, kecil mungil, sampai berbentuk seperti bola dan lain-lain.

Contoh Kenari Postur adalah: Yorkshire, Lancashire, Norwich, Gloster, Border, Lizard, Crested, Frill, Scotch Fancy, Fancy, Five Fancy dan lain-lain.

Kenari Yorkshire Jantan Kenari Scotch Kenari Border Kenari Lizard Kenari Crested

Kenari postur juga dapat berkicau seperti burung Kenari pada umumnya. Di luar negeri, Kenari postur ini di konteskan (lomba) bukan untuk berkicau, yang dinilai adalah keserasian bentuk postur (sesuai kriteria yang disepakati) mulai dari ujung paruh sampai ujung kaki.

2. Kenari Warna (Colorbred Canary), yaitu Kenari yang unggul di warna bulu. Kenari ini sengaja direkayasa (genetik maupun secara fisiologis) untuk menghasilkan warna bulu yang unik, kontras dan menarik.

Contoh Kenari Warna yaitu yang biasa kita kenal dengan Kenari Red Intensive, Red Mozaic, Yellow Intensive, White Dominant, dan lain-lain.

Kenari Red Mozaik Red Mozaic Canary Kenari Kuning Kenari Putih Kenari Phaeo

Kenari Warna juga dapat berkicau seperti burung Kenari pada umumnya. Di luar negeri, Kenari warna ini di konteskan (lomba) bukan untuk berkicau, yang dinilai adalah keserasian warna bulu (sesuai kriteria yang disepakati).

3. Kenari Penyanyi (Song Canary), yaitu Kenari yang unggul di nyanyian dan berkicaunya. Suara yang merdu dengan naik turunnya nada, permainan speed nada dan mampu menirukan nada-nada (lagu) yang diperdengarkan merupakan ciri khas burung Kenari ini.

Contoh Kenari Penyanyi adalah: Waterslager, Spanish Timbrado, Roller, American Singer, Persian Singer dan lain lain (belum mendapat pengakuan secara resmi oleh COM)

Spanish Timbrado American Singer Waterslager Crested Spanish Timbrado Roller

Kenari penyanyi bertubuh kecil seperti Kenari Warna dan memiliki warna bulu yang beragam, tetapi kualitas berkicaunya (lagu) sangat baik dan menarik.

Di luar negeri, Kenari Penyanyi ini di konteskan (lomba) berdasarkan jenisnya, yang dinilai adalah keserasian lagu (sesuai kriteria yang disepakati) mulai awal lagu sampai akhir.

4. Kenari Hybrid (Hybrid Canary), bisa disebut juga dengan Custom Canary yaitu hasil persilangan Kenari yang rancang berdasarkan keinginan dari breedernya.

Umumnya Kenari Hybrid adalah persilangan dari beberapa jenis kenari yang dianggap unggul dalam hal tertentu.

Untuk dapat memperdalam Kenari Hybrid ini, dituntut pengetahuan yang lengkap untuk sifat-sifat unggul semua jenis burung Kenari yang ada.

Kenari Hybrid Kenari Hybrid Kenari Hybrid Kenari Hybrid Kenari Hybrid

Contoh Kenari Hybrid adalah Yorkshire (silangan dari Lancashire-Scotch Fancy-Norwich), American Singer (silangan dari Border dan Roler) dan lain-lain yang sudah di akui menjadi strain sendiri.

Di Indonesia, teman-teman breeder Kenari yang berwawasan luas, sudah sejak lama mengembangkan jenis Kenari Hybrid sesuai tingkat kebutuhan penggemar Kenari di Indonesia. Biasanya kita menyilangkan beberapa jenis Kenari Penyanyi dengan Kenari Postur. Maka dihasilkan Kenari impian yang berpostur menarik dan memiliki lagu yang menarik juga.

Terus terang, standar kualitas yang kita (orang Indonesia) patok untuk burung Kenari sangat tinggi. Yaitu Kenari harus berpostur besar proporsional, berkaturanggan baik, warna menarik dan memiliki lagu yang menawan. Ini hanya kita dapatkan apabila kita menyilang secara genetika beberapa jenis Kenari unggul untuk menghasilkan Kenari impian tersebut.

Siapapun boleh dan bisa merancang, mendesain dan meracik Kenari Hybrid (Hybrid Canary). Tidak ada yang sulit untuk melakukan hal ini, karena semua kebutuhannya ada dan tersedia.

Breeding Kenari

PERSILANGAN KENARI, PARENTAL (P) DAN FELIAL (F)

Di dalam dunia biologi, ada induk (jantan dan betina) sebagai PARENTAL (P). Hasil keturunan dari perkawinan induk tersebut menghasilkan FELIAL (F).

Breeding Kenari yang ingin menghasilkan keturunan yang lebih baik, sifat unggul dari salah satu induk (bahkan kedua induk) di dapatkan dengan menyilangkan kembali hasil keturunan (F) dengan basic blood dari induk (P).

Nahhh, ini bisa berlangsung sampai 4-7 tingkatan Breeding Chart. Di hasilkan F1 sampai F7, dan seterusnya. Penerapan istilah FELIAL (F) di dalam dunia Kenari Indonesia sudah salah kaprah dari yang semestinya. Penggunaan istilah F1, F2, F3, AF (Anak FELIAL) dianggap hanya untuk Kenari hasil silangan Yorkshire saja. Padahal ini berlaku untuk semua hasil perkawinan silangan Kenari.

Disamping itu juga, ada kerancuan dalam pengertian F1, F2, F3 dst untuk hasil Kenari breedingnya. Tapi yang penting kita bisa memahami pengertian yang di maksudkan.

Kenari Border Kenari Gloster Kenari Waterslager

PEMILIHAN BAHAN BURUNG KENARI YANG BAIK

(CIRI-CIRI BURUNG KENARI YANG BAIK DARI KATURANGGAN)

Ada beberapa hal penting yang harus diperhatikan dalam pemilihan bahan atau bakalan pada burung Kenari.

  • Berkelamin jantan, ciri-ciri burung Kenari jantan dapat dilihat bentuk tubuh yang serasi, mengeluarkan suara cuit yang lebih nyaring dan keras. Pilihlah kenari jantan yang memiliki vent lebih besar dan panjang.

  • Bentuk paruh, sebaiknya pilih bentuk paruh yang berpangkal lebar, tebal, besar dan panjang.

  • Kepala berbentuk kotak. Ini menandakan burung ini mempunyai mental tempur yang baik.

  • Postur badan, pilihlah bahan yang berpostur sedang dengan panjang leher, badan dan ekor serta kaki yang serasi. Jangan memilih bahan yang berleher dan berbadan pendek.

  • Sayap mengepit rapat dan kaki mencengkram kuat, ini menandakan bahan tersebut  sehat. Pilihlah Kaki yang besar dan terlihat kering. Warna kaki tidak berpengaruh terhadap mental burung.

  • Lincah dan bernafsu makan besar. Ini merupakan ciri-ciri bahan yang bermental baik.

  • Leher panjang padat berisi. Menandakan burung ini akan mengeluarkan power suara secara maksimal.

MAKANAN YANG SESUAI UNTUK BURUNG KENARI
  • Bijian Mix. Pakan utama burung ini adalah Canary Seed. Tetapi kita dapat memberikan biji-bijian yang telah dicampur yang banyak dijual dipasaran.

Canary Seed Biji Fumayin Niger Seed
  • Sayuran dan buah-buahan. Burung Kenari sangat menggemari sayur dan buah-buahan segar seperti: daun selada, daun sawi, gambas, mentimun, paprica, wortel, buah apel, buah pir, jagung muda.

Apel Sawi Hijau Sayur Gambar
Paprika Wortel Jagung Muda
  • Telur dan Kroto. Pada kondisi tertentu, kedua pakan ini sangat dibutuhkan untuk menunjang pertumbuhan dan mengoptimalkan vitalitas fungsi-fungsi organ burung Kenari.

  • Asinan. Untuk mencukupi kebutuhan kalsium, burung ini membutuhkan asupan kalsium tambahan. Dapat diberikan tulang sotong untuk melengkapi kebutuhan kalsium yang dibutuhkan.

  • Roti kering. Disamping menggemari pakan-pakan diatas, burung Kenari juga menyukai roti kering (jangan berikan roti kering yang memiliki kandungan garam dan gula yang tinggi).

PERAWATAN DAN STELAN HARIAN BURUNG KENARI

Perawatan harian untuk burung Kenari relatif sama dengan burung berkicau jenis lainnya, kunci keberhasilan perawatan harian yaitu rutin dan konsisten.

Berikut ini Pola Perawatan Harian dan Stelan Harian untuk burung Kenari:

  • Jam 07.00 burung diangin-anginkan di teras. Jam 07.30 burung dimandikan (karamba mandi atau semprot, tergantung pada kebiasaan masing-masing burung)

  • Bersihkan kandang harian. Ganti atau tambahkan Pakan dan Air Minum.

  • Berikan Sayuran segar atau Buah.

  • Penjemuran dapat dilakukan selama 1-2 jam/hari mulai pukul 08.00-11.00. Selama penjemuran, sebaiknya burung tidak melihat burung sejenis.

  • Setelah dijemur, angin-anginkan kembali burung tersebut diteras selama 10 menit, lalu sangkar dikerodong.

  • Siang hari sampai sore (jam 10.00-15.00) burung dapat di Master dengan suara Master atau burung-burung Master.

  • Jam 15.30 burung diangin-anginkan kembali diteras, boleh dimandikan bila perlu.

  • Kontrol Pakan, Air Minum, Sayuran dan Buah.

  • Jam 18.00 burung kembali dikerodong dan di perdengarkan suara Master selama masa istirahat sampai pagi harinya.

PENTING

  • Kroto segar diberikan 1 sendok teh maksimal 2x seminggu.

  • Telur Puyuh dapat diberikan 2x seminggu.

  • Variasi pemberian sayuran segar dan buah-buahan adalah kunci keberhasilan dalam perawatan burung kenari.

  • Asinan harus selalu tersedia didalam sangkar.

  • Pengumbaran di kandang umbaran dapat dilakukan 4 jam perhari selama 4 hari dalam seminggu.

  • Berikan Vitamin dan Mineral yang dicampur pada air minum seminggu sekali saja.

PENANGANAN APABILA BURUNG KENARI OVER BIRAHI

  • Berikan Mentimun selama 2 hari berturut-turut.

  • Frekuensi mandi dibuat lebih sering, misalnya pagi-siang dan sore.

  • Lamanya penjemuran dikurangi menjadi 30 menit/hari saja.

  • Waktu pengumbaran dibuat lebih sering dan lebih lama.

PENANGANAN APABILA BURUNG KENARI KONDISINYA DROP

  • Berikan buah Apel 4 hari berturut-turut.

  • Perbanyak campuran Lin Seed, Niger Seed dan biji Fumayin pada pakan bijiannya.

  • Tingkatkan porsi pemberian Kroto menjadi 3x seminggu.

  • Mandi dibuat 2 hari sekali saja.

  • Burung segera diisolasi, jangan melihat dan mendengar burung Kenari lain dahulu.

  • Lamanya penjemuran ditambah menjadi 2-3 jam/hari.

  • Berikan Vitamin dan Mineral setiap hari.

PERAWATAN DAN STELAN BURUNG KENARI UNTUK LOMBA

Perawatan lomba untuk burung Kenari sebenarnya tidak jauh berbeda dengan perawatan hariannya. Tujuan perawatan pada tahap ini yaitu mempersiapkan burung agar mempunyai tingkat birahi yang diinginkan dan memiliki stamina yang stabil.

Kunci keberhasilan perawatan lomba untuk burung Kenari yaitu mengenal baik karakter dasar masing-masing burung.

Berikut ini Pola Perawatan dan Stelan Lomba untuk burung Kenari:

  • H-3 sebelum lomba, berikan buah Apel diselingi Kroto.

  • H-2 sebelum lomba, burung sebaiknya dijemur maksimal 30 menit saja.

  • 1 Jam sebelum di gantang lomba, berikan burung Telur Puyuh.

PENTING

  • Sebaiknya, mulai H-6 burung diisolasi. Jangan sampai melihat dan mendengar suara burung Kenari lain.

PERAWATAN DAN STELAN BURUNG KENARI PASCA LOMBA

Perawatan pasca lomba sebenarnya berfungsi memulihkan stamina dan mengembalikan kondisi fisik burung.

Berikut ini Pola Perawatan dan Stelan Pasca Lomba untuk burung Kenari:

  • Perawatan dan Stelan pakan dikembalikan ke Stelan Harian.

  • Berikan Vitamin dan Mineral pada air minum pada H+1 setelah Lomba.

  • Sampai H+3 setelah Lomba, penjemuran maksimal 30 menit saja.

PERAWATAN DAN STELAN BURUNG KENARI MABUNG

Mabung (Moulting) atau rontok bulu merupakan siklus alamiah pada keluarga burung. Perawatan burung Kenari pada masa mabung adalah menjadi hal yang sangat penting, karena apabila perawatan yang salah pada masa ini akan membuat burung Kenari menjadi rusak.

Pada masa mabung, metabolisme tubuh burung Kenari meningkat hampir 40% dari kondisi normal. Oleh karena itu, burung Kenari butuh asupan nutrisi yang berkualitas baik dengan porsi lebih besar dari kondisi normal.

Hindari mempertemukan burung dengan burung sejenis, karena akan membuat proses mabung menjadi terganggu. Dampak dari ini adalah ketidak seimbangan hormon pada tubuh burung. Proses mabung juga berhubungan dengan hormon reproduksi.

Kenari Yorkshire

Berikut ini Pola Perawatan Masa Mabung untuk burung Kenari: 

  • Tempatkan burung di tempat yang sepi, jauh dari lalu lintas manusia. Sebaiknya burung lebih banyak dalam kondisi dikerodong.

  • Mandi cukup 1x seminggu saja dan jemur maksimal 30 menit/hari.

  • Pemberian porsi pakan tambahan diberikan lebih banyak karena sangat diperlukan  untuk pembentukan sel-sel baru dan untuk pertumbuhan bulu baru. Misalnya: Tambahkan biji Niger Seed, variasikan pemberian sayuran segar dan buah.

  • Berikan Vitamin dan Mineral yang berkualitas yang dicampur di air minum 2x seminggu.

  • Lakukan pemasteran. Masa mabung membuat burung lebih banyak pada kondisi diam dan mendengar. Inilah saat yang tepat untuk mengisi variasi suara sesuai dengan yang kita inginkan. Lakukan pemasteran dengan tepat, sesuaikan karakter dan tipe suara burung dengan suara burung master.

SUARA MASTER YANG BAIK UNTUK BURUNG KENARI (CANARY)

Irama lagu yang dimiliki burung Kenari memegang peranan yang sangat penting di dalam penilaian lomba burung Kenari. Karena kembali kepada filosofi burung berkicau, daya tarik utama dari burung berkicau adalah kemampuan berkicaunya (irama lagu).

Memilih suara-suara master untuk burung Kenari janganlah terfokus hanya memilih suara-suara master yang kedengarannya unik dan bagus.

Ada beberapa hal yang harus kita perhatikan;

  • Kesesuaian irama lagu dan frekuensi antara suara master dengan burung andalan kita. Ketidaksesuaian suara master dengan burung akan menyebabkan lagu yang fals dan tidak enak didengar.

  • Mengikuti Trend Lagu yang ada. Misalnya tonjolan dan tembakan yang sedang digandrungi pada saat ini adalah tonjolan dengan speed rapat divariasikan dengan irama lagu yang ngeroll.

  • Variasi irama lagu yang mewah. Yang dimaksud irama lagu yang mewah disini bukanlah suara tonjolan yang keras, tetapi kita harus bisa memilih suara-suara master yang memiliki variasi speed yang selaras dan irama lagu yang memiliki cengkok dan mengalun.

Sangat banyak metode dan cara-cara yang dapat dilakukan di dalam proses pemasteran burung berkicau. Dan juga banyak sekali berkembang mitos-mitos yang keliru dalam prakteknya dilapangan.

Salah satu mitos aneh yang berkembang, yaitu burung yang akan di master harus melihat burung masternya, agar burung yang di master dapat menirukan gaya bunyi dan cara membuka mulut burung master tersebut. Mitos lainnya yaitu proses pemasteran burung berkicau harus menunggu burung dalam keadaan ganti bulu atau mabung.

Anakan Kenari Kenari Merah

Sebenarnya; Pemasteran dapat kita lakukan tidak harus menunggu burung berkicau dalam keadaan mabung atau berganti bulu. Burung berkicau dalam keadaan normal, bahkan dalam keadaan top form pun juga dapat dilakukan pemasteran.

Ada Mitos yang mengatakan pemasteran burung harus menunggu masa burung mabung. Alasannya karena; Pada saat mabung, burung berkicau cenderung untuk banyak diam dan sangat jarang sekali berkicau. Burung yang banyak diam pada masa mabung tersebut, cenderung untuk lebih banyak menggunakan waktunya untuk menyimak dan mengolah suara-suara yang ada disekelilingnya. Apabila suara yang didengarnya sesuai dengan tipikal karakter suaranya, maka akan direkam dan ditirukan.

Kunci keberhasilan dalam memaster burung Kenari adalah memaster burung dengan suara-suara master (burung master) yang cocok dan sesuai dengan karakter dasar lagu burung yang akan di master (burung maskot).

Satu lagi yang terpenting, jangan lupa untuk selalu memperdengarkan suara-suara master tersebut secara berkala (Feedback) kepada burung Kenari tersebut. Supaya irama lagu yang sudah ada tidak hilang dan menjadi rusak.


beranidong.wordpress.com
Predikat sebagai daerah peternakan domba itu muncul setelah Haji Bunyamin
778 × 583 – 117 k – jpg

area-peternakan.blogsp…
Ini adalah foto Bima, seekor domba Garut jantan.
500 × 545 – 60 k – jpg

dombagarut.blogspot.com
perguruan tinggi, dan asosiasi peternak domba dan kambing (HPDKI).
276 × 208 – 21 k – jpg

toekangdomba.blogspot.com
Peternakan Domba Garut “Toekang Domba” adalah langkah kecil kami dalam upaya
1600 × 1200 – 569 k – jpg

anneahira.com
Padahal domba garut termasuk ternak yang baru dikenal di Indonesia.
1600 × 1200 – 197 k – jpg

juragan-dombagarut.blo…
Domba Garut Bibit adu kandang jual harga ternak
330 × 323 – 35 k – jpg

livestockreview.com
Beberapa peternak memilih domba garut karena punya banyak keunggulan.
500 × 350 – 55 k – jpg

wisatanasional.com
Adu Domba Garut Domba Garut.
264 × 311 – 46 k – jpg

anneahira.com
Teknik dan cara pemeliharaan domba garut harus benar-benar diperhatikan dan
800 × 600 – 75 k – jpg

kelompok-ternak.blogsp…
Kulit domba garut merupakan salah satu kulit dengan kualitas terbaik di
300 × 202 – 24 k – jpg

dombagarut.blogspot.com
Insya Allah Villa Domba siap dalam pengadaan bibit Domba Garut Betina bagi
385 × 289 – 78 k – jpg

dombagarut.blogspot.com
01 July 2007 Domba Garut: Masih Soal Bibit Kadang untuk mendapatkan domba
212 × 159 – 29 k – jpg

rajakulit.com
PROFILE DOMBA GARUT LATAR BELAKANG Usaha ternak do mba di Kabupaten Garut
236 × 281 – 29 k – jpg

acesaefudin.wordpress.com
Bahkan di Indonesia keberadaan hewan ternak domba dapat dilihat pada relief
400 × 301 – 43 k – jpg

bisnis-jabar.com
Lelang instalasi peternakan domba Rp2,3 miliar
213 × 171 – 60 k – jpg

dombagarut.blogspot.com
Rataan distribusi kelas pada Domba Garut terbanyak adalah Kelas C yaitu 36
380 × 285 – 64 k – jpg

sarangdomba.blogspot.com
Data ternak Domba Garut disamping : Nama : Menak (adik dari si Puma)
1152 × 864 – 258 k – jpg

jpmi.or.id
Potensi pasar terbesar pertama adalah hewan ternak Domba Garut untuk
304 × 257 – 18 k – jpg

kandangbambu.wordpress…
Pada dasarnya domba dan kambing merupakan jenis hewan ternak pemakan rumput
422 × 336 – 72 k – jpg

dombagarut.blogspot.com
Untuk kapasitas 100 ekor ternak domba di mana setidaknya dibutuhkan luasan
400 × 301 – 22 k – jpg

Masyarakat di negara kita ini kebanyakan adalah masyarakat petani dan peternak, namun kebanyakan dari mereka tidak memiliki pengetahuan tentang bisnis peternakan dan pertanian. Ini adalah peluang bagi kita yang tertarik di bisnis peternakan, karena kita memiliki banyak tenaga ahli di desa-desa yang dapat kita manfaatkan dengan mengajak mereka bekerja sama dengan kita sebagai pemodal dan mereka sebagai pekerja dan penyedia lahan. dengan demikian kita sebagai pengusaha diuntungkan dengan pengiritan modal lahan. begitu pula para pekerja yang merupakan penduduk desa yang ahli dalam peternakan kambing tapi tidak memiliki modal diuntungkan oleh kita para pengusaha yang menyediakan modal untuk mereka dalam bentuk kerja sama, sehingga pihak pengusaha dan peternak sama-sama diuntungkan.

Langkah-langkah yang dibutuhkan

Mulailah usaha ternak kambing kurban iedulad’ha ini yaitu 5 bulan sebelum iedulad’ha tersebut. Sebulan pertama untuk menyiapkan kandang-kandang dan pembelian kambing umur 10 bulan untuk digemukan, sehingga pada saat hari raya tiba kambing tadi sudah berumur lebih dari setahun dan siap dijual untuk kurban. karena salah satu syarat kambing untuk kurban adalah berumur lebih dari setahun. sebaiknya anda membaca juga syarat-syarat dari kambing kurban seperti tidak cacat, tidak sakit, dalam keadaan sehat, dan lain-lain.

Usaha ini dapat kita mulai dengan mencari lokasi yang baik untuk memelihara kambing. Daerah yang ideal adalah yang sepi jauh dari keramaian, tapi mempunyai fasilitas jalur transport untuk mobil, tidak jauh dari daerah tempat tanaman pakan buat ternak. Daerah demikian hanya ada di desa-desa.

Setelah menemukan daerah yang cocok untuk peternakan kambing, carilah penduduk desa daerah tadi yang memiliki lahan yang diinginkan untuk diajak kerja sama dengan menjadikan mereka sebagai peternak dengan perjanjian bagi hasil sehingga dapat mengirit modal lahan atau dengan system gaji. Biasanya orang-orang desa lebih suka system gaji, sebab dengan system gaji mereka menerima hasil kerjanya setiap bulan. walaupun system bagi untung hasilnya lebih besar namun karena hasil dibagikan pada saat panen mereka akan merasa itu terlalu lama jadi mereka akan lebih suka menerima gaji. Begitu pula dengan pemilik lahan, mereka akan lebih suka dengan system sewa daripada system bagi hasil. Ini juga disebabkan oleh minimnya jiwa ataupun ilmu bisnis mereka sehingga mereka lebih suka menjadi pekerja daripada menjadi partner kerja.

Setelah sepakat dengan pemilik lahan dengan harga sewa yang diinginkan, mulailah mencari kambing yang akan digemukkan ke peternak-peternak rumahan ataupun ke pasar-pasar hewan. Tapi kambing-kambimg tadi jangan langsung dibeli. Setelah memeriksa dan menemui kambing yang cocok (sehat, bagus, berumur 10 bulan, harga sesuai) dikasi tanda dan uang muka saja dulu sebagai tanda jadi sisanya dibayar saat pengambilan sebulan kemudian saat kandang dan pekerja sudah disiapkan. Ini bertujuan agar tidak tergesa-gesa dalam membeli kambing yang akan digemukkan. dengan tidak tergesa-gesa akan didapatkan kambing yang baik sesuai yang diinginkan dengan harga yang murah juga sebab kita punya banyak waktu untuk menego harga.

Pilihlah jenis kambing jawa randu! Sebenarnya jenis kambing kibas juga bisa, hanya saja akan lebih repot dalam pemeliharaannya. Sebab harus rajin mencukur bulu-bulunya, sementara kambing jawa hanya butuh perawatan kebersihan kandang dan makanan saja sehingga lebih praktis.

Buatlah kandang dengan ukuran 6 x 6 meter untuk kapasitas 20 ekor kambing per kandang, kandang di sekat per kamar per seekor kambing dengan ukuran 150cm x 60cm, dengan tujuan agar tidak terjadi perkelahian yang dapat mencedrai. Maka dibutuhkan 5 unit kandang untuk 100 ekor kambing. Penargetan 100 ekor kambing bertujuan agar mendapatkan keuntungan yang layak, karena semakin banyak jumlah kambing yang digemukkan makin banyak pula keuntungan yang dihasilkan. Tapi tergantung dari besarnya modal yang dimiliki. (Di sini akan dibahas penggemukan 100 ekor kambing sebagai barometer akan dihitung per kandang yaitu untuk 20 ekor kambing). Kandang tadi menghadap ke timur atau ke barat agar mendapatkan cahaya matahari yang cukup supaya tidak lembab.

Buatlah rumah semi permanen untuk dijadikan basecamp dan gudang tempat menyimpan peralatan, sumur bor untuk kebutuhan air dan buatlah pagar pembatas wilayah peternakan agar keamanan terjamin.

Carilah dua orang pekerja yang akan bertugas sebagai peternak dan pencari pakan yang rajin dan memiliki pengalaman beternak dan siapkanlah peralatan mereka seperti cangkul, sekop, arit, sepatu but, dll.

Buatlah perjanjian jika mereka bekerja tidak rajin atau melakukan kesalahan mereka akan diberi peringatan 1, 2, dan ketiga kalinya dipecat. Jika mereka melakukan kesalahan yang mengakibatkan kambing mati, mereka harus bertanggung jawab dengan ganti rugi dengan pemotongan gaji sesuai harga kambing yang mati.

Setelah semua langkah tadi selesai dilaksanakan dan para peternak mulai bekerja, mulailah menyebarkan pamflet ke masjid-masjid atau membuat iklan di website-website yang menyediakan iklan gratis seperti http://www.pengusahamuslim.com, dll, untuk mempermudah penjualan nantinya.

Proses kerja usaha ini

Mengontrol setiap hari para pekerja dan hewan ternak agar didapatkan hasil yang maksimal dan menangani langsung jika terjadi masalah. Setiap pekerja bertanggung jawab atas 50 ekor kambing. sebelum pekerja-pekerja tadi berangkat mencari pangan ke hutan mereka harus membersihkan kotoran ternak untuk dimasukkan ke dalam karung-karung. Kemudian memberi makan ternak dengan sisa pakan kemarin. Para pekerja pergi mencari pakan dua kali sehari, yaitu : 1- Pada waktu pagi setelah membersihkan kandang dan kembali membawa pakan ternak (dedaunan dan rerumputan) siangnya pada waktu makan siang, pakan tadi ditaruh dulu tidak langsung diberikan kepada ternak. Setelah itu biarkan mereka pulang istirahat dan makan siang ke rumah masing-masing selama satu jam. setelah mereka (pekerja) balik dari istirahat barulah pakan tadi diberikan ke ternak untuk dimakan, ini bertujuan agar pakan tadi layu terlebih dahulu. Jika pakan diberikan ke ternak dalam keadaan segar akan mengakibatkan perut ternak kembung karena masih banyaknya kadar gas pada pakan tadi.

2- Setelah memberi makan ternak para pekerja berangkat lagi mencari pakan dan kembali membawa pakan pada sore harinya. Pakan ditaruh dulu kemudian mereka (para pekerja) istirahat solat Asar selama setengah jam, setelah itu memberi makan hewan ternak. sisakan secukupnya pakan untuk diberikan keesokan pagi hari setelah membersihkan kotoran ternak sebelum berangkat lagi mencari pakan.

Mengikuti organisasi ternak setempat agar mendapatkan informasi-informasi yang bermanfaat buat usaha ternak ini. Biasanya dengan mengikuti organisasi peternak kita mendapatkan informasi bantuan dari pemerintah berupa pelayanan kesehatan ternak geratis. Mengikuti organisasi peternak juga dapat mempermudah informasi pemasaran.

Menjaga agar kandang tetap bersih dan kering agar tidak ada parasit-parasit yang dapat hidup di udara lembab dan basah. Ini untuk menghindari penyakit kulit yang biasa diderita kambing ternak.

Agar mendapat keuntungan yang layak maka dibutuhkan minimal 100 ekor kambing untuk digemukkan, sebab keuntungan diterima setahun sekali. Perhitungannya adalah per seekor kambing akan didapatkan keuntungan Rp550.000,- jadi jika 100 ekor kambing keuntungannya berjumlah Rp55.000.000,-. Artinya dengan 100 ekor kambing perbulan dapat dihasilkan keuntungan Rp4.580.000,-(55jt : 12). Semakin banyak jumlah kambingnya maka semakin banyak keuntungan yang dihasilkan. Tentunya semakin banyak pula modal yang dibutuhkan. Penentuan jumlah kambing minimal 100 ekor diperhitungkan agar bisa didapat keuntungan Rp4.580.000,- per bulan supaya keuntungan tersebut dapat layak membiayai kebutuhan hidup yang semakin mahal. Sehingga bisa focus dalam usaha ini selama menunggu hari raya tahun berikutnya. Tapi perhitungan keuntungan Rp4,5juta per bulan tersebut hanya sebagai biaya untuk pemeliharaan kambing selanjutnya selama setahun kedepan. Kita bebas mengelola keuntungan sebesar Rp55jt per tahun tersebut selama menunggu hari raya kurban yang berikutnya. Untuk perincian perhitungan keuntungan, pengeluaran dan lain-lain akan dibahas berikutnya.

Menjual kotoran ternak kepada petani untuk dijadikan pupuk, kemudian hasil penjualan tadi dibelikan makanan konsentrat (gabah, limbah jagung, limbah pisang dan ampas tahu)

Membeli bibit kambing yang sapih (baru selesai menyusui) untuk dipelihara satu tahun sebulan sebelum panen dengan cara memberi uang muka (seperti cara pembelian pertama)

Modal yang dibutuhkan dan untuk apa saja modal tersebut

  • Biaya sewa tanah Rp10.000.000,-untuk sewa 10 tahun.
  • Biaya pembuatan 5 kandang Rp10.000.000,-.
  • Biaya pembelian 100 ekor kambing jantan berumur 10 bulan Rp40.000.000,-
  • Biaya pembuatan basecamp Rp5.000.000,-
  • Biaya pembuatan sumur bor Rp1.000.000,-
  • Biaya gaji 2 orang pekerja selama 4bulan kerja per orang per bulan Rp1.000.000,- total 2 orang selama 4 bulan Rp8.000.000,-
  • Total jumlah modal yang dikeluarkan : Rp74.000.000,-
  • Setelah lima bulan tepatnya pada saat penjualan Iedul Ad’ha pertama akan didapatkan hasil penjualan 100 ekor kambing sebesar Rp100.000.000,- dengan penjualan Rp1.000.000,- per kambing.

Keuntungan yang di dapat pada setiap tahunnya

Hasil penjualan 100 ekor kambing adalah Rp100.000.000,- dengan penjualan per ekor kambing Rp1.000.000,- dikurangi pengeluaran untuk usaha setahun berikutnya:

  • Pembelian 100 ekor kambing sapih (baru selesai menyusui) biasanya berumur 3 bulan @Rp200.000,- sama dengan Rp20.000.000,-
  • Gaji 2 orang pekerja selama satu tahun masing-masing Rp1.000.000,- per bulan sama dengan 2 jt kali 12 sama dengan Rp24.000.000,-
  • Uang jaga-jaga untuk kesehatan dan tambahan pakan Rp10.000.000,-(10% dari jumlah uang Rp100.000.000,-) .
  • Total pengeluaran selama setiap setahun berikut Rp45.000.000,-
  • Jadi keuntungan yang dihasilkan setiap tahun: Rp100.000.000,- dikurangi Rp45.000.000,- sama dengan Rp55.000.000,-

Untuk mendapatkan keuntungan yang lebih dari yang dihitung tadi usahakanlah agar kambing peliharaan menjadi sehat-sehat dan gemuk-gemuk agar dapat dijual dengan harga lebih mahal sehingga mendapat untung lebih banyak.

Pemasaran

Karena usaha ternak ini ditujukan untuk penjualan pada hari raya kurban, maka pemasarannya tidak terlalu sulit. Sebab ternak tersebut dibutuhkan oleh orang-orang yang mau mengadakan kurban. Jadi pasarnya sangat prospektif. Namun tetap diadakan penawaran pemasaran melalui famplet-famplet agar dikenal dan dapat bersaing, sebab pasti banyak juga yang melihat peluang ini dan menjadi pesaing. Kemudian buatlah iklan-iklan di website jauh hari sebelum Iedul Ad’ha tiba. Usahakan mengiklankan di website yang menyediakan iklan gratis seperti http://www.pengusahamuslim.com, untuk memperkecil biaya pengeluaran.

Pemilihan bibit unggul ayam kalkun mutlak dilakukan untuk memperoleh jenis ayam kalkun yang sehat dan bermutu agar mengasilkan bibit-bibit ayam kalkun yang baik jika Anda ingin menangkarkan ayam kalkun sebagai bisnis pembibitan, demikian juga jika bibit ayam kalkun ini anda jadikan sebagai ayam potong. Ketika membeli teliti dahulu dengan seksama kondisi kesehatan ayam kalkun, tanyakan kepada penjual tentang segala hal sebelum ayam ini dijual karena mungkin ada beberapa alasan kenapa ayam ini dijual, karena sakit atau memang dia menyediakan bibit yang dikhususkan untuk dijual, termasuk juga jenis makanan yang biasa diberikan berikut pola makan dan beberapa suplemen yang diberikan, tanyakan juga umur ayam ini karena bisa jadi Anda membeli jenis ayam yang memiliki pertumbuhan lambat karena bagi mereka yang belum terbiasa akan kesulitan membedakan ayam yang sehat dengan pertumbuhan normal atau dipacu dengan suplement pemicu pertumbuhan, jangan Anda tertipu dengan harga murah dengan kualitas barang murahan.
Untuk menjamin bibit ayam tersebut memang bibit yang baik mutunya disarankan Anda membeli kepada peternak yang memang sudah berpengalaman dalam budidaya ayam kalkun ini, untuk itu carilah informasi sebanyak-banyaknya sebelum Anda memutuskan untuk membeli bibit ayam kalkun yang Anda inginkan.

Pemilihan Lokasi.
Lokasi yang baik akan menjamin pertumbuhan dan kelangsungan bisnis peternakan ayam kalkun Anda, sebelum Anda menentukan lokasi peternakan yang ideal sebaiknya Anda melakukan survei terlebih dahulu tentang keamanan, kenyamanan dan distribusi.
Pastikan peternakan Anda aman dari gangguan manusia, binatang, maupun kemungkinan ancaman bencana alam akibat tanah longsor, banjir, angin, dan berbagai ancaman yang akan menghancurkan bisnis peternakan ayam kalkun milik Anda.
Ada baiknya Anda memilih tempat yang mudah untuk mendapatkan makanan tambahan misalnya disekitar pantai, danau, sungai dan pesawahan.

Jika memungkinkan Anda bisa bekerjasama dengan pemilik perusahaan catering atau rumah makan caranya, Anda tiap hari harus mengambil sisa makanan yang biasanya menjadi sampah untuk Anda olah menjadi pakan ayam kalkun dan bila memungkinkan pemilik rumah makan atau catering anda tawarkan untuk menyediakan menu daging ayam kalkun dari peternakan Anda, dengan cara ini Anda tidak kesulitan untuk mendapatkan pakan tambahan dan hasil panen sudah ada yang bakal menampung tanpa harus susah-susah mencari pembeli. Mudah kan? Makanya sering cari info disini biar gak ketinggalan.

System Perkandangan.
Kandang merupakan rumah tempat untuk tinggal dan tempat untuk melindungi diri dari berbagai gangguan dari luar, jika Anda memiliki prinsip ‘rumahku adalah surgaku’ berikan prinsip ini kepada binatang kesayangan Anda ini. buatkan mereka rumah yang ideal untuk kelangsungan hidup mereka walaupun pada akhirnya salah satu dari mereka akan Anda potong kemudian dimakan atau dijual, tapi selama sidia masih bersama Anda berikan yang terbaik untuknya.
Ukuran kandang harus sesuai dengan kondisi dan pola hidup mereka, jika memungkinkan buatkan kandang yang sesuai dengan latar belakang hidup mereka agar populasi tumbuh dengan sempurna yang nantikan akan menguntungkan Anda, system perkandangan yang baik adalah harus memiliki ruang-ruang untuk aktifitas mereka seperti istirahat, bermain-main, dan aktifitas lainnya seperti tempat makan khusus yang selalu terjaga kebersihannya.
Jika memang memungkinkan arahkan posisi kandang kearah timur agar sinar matahari pagi bisa masuk ke dalam kandang.
Agar kandang selalu kering Anda bisa menggunakan kulit padi sebagai alas lantai dan bersihkan sesuai kebutuhan.
Kandang harus mudah dibersihkan dari kotoran yang akan mendatangkan penyakit, jika Anda orang kaya sebaiknya anggarkan biaya pembuatan lantai kandang menggunakan lantai plester/semen.
Layout system perkandangan Anda agar nyaman bagi penghuni dan orang yang merawat ternak mulai dari pintu-pintu, ventilasi, dan jalan-jalan antara satu kandang dengan kandang yang lain.
Pisahkan kalkun sesuai umur agar tidak diterjadi tindak kriminalitas dikalangan mereka, jika memang ada jenis ayam-ayam yang nakal sebaiknya pisahkan dari yang lain.
Pastikan tempat bertelur dan mengeram aman dari gangguan ayam yang lain dan atur posisi tempat bertelur untuk memudahkan Anda memeriksa perkembangan telur tanpa mengganggu ayam yang sedang mengeram.

kalkun

Pemberian Makan.
Berikan makan sesuai kondisi dan umur ayam kalkun karena untuk jenis ayam kalkun anakan dan kalkun dewasa memiliki porsi dan menu berbeda karena kemampuan lambung untuk menampung makanan dan kemampuan untuk mencerna makan berbeda. Dimasa pertumbuhan biasanya makhluk hidup membutuhkan gizi dan nutrisi yang lebih tinggi biasanya di toko-toko perternakan telah disediakan jenis-jenis pakan ayam sesuai umur dengan kode BR1, BR2, dan lain-lain yang dalam komposisi pembuatan pakan ini memiliki komposisi bahan yang berbeda-beda.
Atur jadwal makan dan sediakan pakan sesuai kebutuhan jangan sampai ada sisa makanan yang nantinya akan menimbulkan penyakit jika malas membersihkan, sebaiknya atur posisi makan mereka agar tidak berebutan dan jaga agar makanan tidak banyak tercecer.
Atur tempat minum agak jauh dari tempat makan agar selalu bersih dari kemungkinan tercampur makanan.

Perawatan Kesehatan.
Kesehatan adalah satu hal yang mahal harganya, bilamana ternak Anda sakit kemudian dijual berapa harga yang akan Anda dapatkan dibanding ternak yang sehat? Ternak yang sehat akan menghasilkan hasil produksi yang baik, bibit yang sehat, dan dompet Anda juga sehat dengan penghasilan yang melimpah dari kesehatan ternak Anda, untuk itu jangan Anda pelit untuk memberikan layanan kesehatan gratis bagi mereka.
Semenjak kecil hingga dewasa selalu pantau perkembangan kesehatan mereka, berikan vaksinasi bila perlu, berikan suplement agar terhindari dari gangguan penyakit, natural suplement adalah cara terbaik untuk menjaga kesehatan mereka selain resep ini mudah didapatkan ternak Anda akan selalu sehat alami dan bebas kimia.

Sebagian besar masyarakat Indonesia pasti sudah menikmati sedapnya telur puyuh. Jenis unggas yang dikenal sebagai Gemak merupakan jenis burung yang tidak dapat terbang, ukuran tubuh relatif kecil, berkaki pendek dan dapat diadu. Sedangkan di Indonesia puyuh mulai dikenal, dan diternak semenjak akhir tahun 1979. Burung puyuh cukup mudah dibudidayakan. Dengan tingkat kebutuhan pasar yang tinggi menjadikan budidaya burung puyuh ini sebagai peluang usaha yang menjanjikan.

Berikut ini adalah serba-serbi budidaya burung puyuh dimulai dengan sejarah singkat burung puyuh, sentra budidaya burung puyuh, jenis-jenis burung puyuh, manfaat burung puyuh, persyaratan lokasi budidaya burung puyuh, pedoman teknis budidaya burung puyuh, hama dan penyakit burung puyuh dan lain-lain.

SEJARAH SINGKAT
Puyuh merupakan jenis burung yang tidak dapat terbang, ukuran tubuh relatif kecil, berkaki pendek dan dapat diadu. Burung puyuh disebut juga Gemak (Bhs. Jawa-Indonesia). Bahasa asingnya disebut “Quail”, merupakan bangsa burung (liar) yang pertama kali diternakan di Amerika Serikat, tahun 1870. Dan terus dikembangkan ke penjuru dunia. Sedangkan di Indonesia puyuh mulai dikenal, dan diternak semenjak akhir tahun 1979. Kini mulai bermunculan di kandang-kandang ternak yang ada di Indonesia.

SENTRA PETERNAKAN
Sentra Peternakan burung puyuh banyak terdapat di Sumatera, Jawa Barat, Jawa Timur dan Jawa Tengah

JENIS
Kelas : Aves (Bangsa Burung)
Ordo : Galiformes
Sub Ordo : Phasianoidae
Famili : Phasianidae
Sub Famili : Phasianinae
Genus : Coturnix
Species : Coturnix-coturnix Japonica

MANFAAT
1. Telur dan dagingnya mempunyai nilai gizi dan rasa yang lezat
2. Bulunya sebagai bahan aneka kerajinan atau perabot rumah tangga lainnya
3. Kotorannya sebagai pupuk kandang ataupun kompos yang baik dapat digunakan sebagai pupuk tanaman

PERSYARATAN LOKASI
1. Lokasi jauh dari keramaian dan pemukiman penduduk
2. Lokasi mempunyai strategi transportasi, terutama jalur sapronak dan jalur-jalur pemasaran
3. Lokasi terpilih bebas dari wabah penyakit
4. Bukan merupakan daerah sering banjir
5. Merupakan daerah yang selalu mendapatkan sirkulasi udara yang baik.

TEKNIS BUDIDAYA BURUNG PUYUH
Yang perlu diperhatikan oleh peternak sebelum memulai usahanya, adalah memahami 3 (tiga) unsur produksi usaha perternakan yaitu bibit/pembibitan, pakan (ransum) dan pengelolaan usaha peternakan. Secara rinci akan kita bahan lebih lanjut satu persatu.

PENYEDIAAN SARANA DAN PERALATAN

1. Persiapan kandang
Untuk budidaya burung puyuh, persyaratan kandang yang baik perlu diperhatikan adalah temperatur kandang yang ideal atau normal berkisar 20-25 derajat C; kelembaban kandang berkisar 30-80%; penerangan kandang pada siang hari cukup 25- 40 watt, sedangkan malam hari 40-60 watt (hal ini berlaku untuk cuaca mendung/musim hujan). Tata letak kandang sebaiknya diatur agar sinar matahari pagi dapat masuk kedalam kandang. Sehingga kondisi kandang tidak lembab.

Dalam mempersipkan kandang burung puyuh ini, kita mempunyai 2 alternatif yang biasa diterapkan peternak puyuh, yaitu sistem litter (lantai sekam) dan sistem sangkar (batere). Sedangkan ukuran kandang yang digunakanumumnya untuk 1 m2 dapat diisi 90-100 ekor anak puyuh, selanjutnya menjadi 60 ekor untuk umur 10 hari sampai lepas masa anakan. Terakhir menjadi 40 ekor/m2 sampai masa bertelur.

Ada beberapa tahapan dalam budidaya burung puyuh. Masing-masing tahapan idealnya memerlukan persiapan kandang yang sesuai, yaitu :

* Kandang untuk induk pembibitan
Kandang ini berpegaruh langsung terhadap produktifitas dan kemampuan menghasilkan telur yang berkualitas. Besar atau ukuran kandang yang akan digunakan harus sesuai dengan jumlah puyuh yang akan dipelihara. Idealnya satu ekor puyuh dewasa membutuhkan luas kandang 200 m2.

* Kandang untuk induk petelur
Kandang ini berfungsi sebagai kandang untuk induk pembibit. Kandang ini mempunyai bentuk, ukuran, dan keperluan peralatan yang sama. Kepadatan kandang lebih besar tetapi bisa juga sama.

* Kandang untuk anak puyuh/umur stater(kandang indukan)
Jenis kandang ini merupakan kandang bagi anak puyuh pada umur starter, yaitu mulai umur satu hari sampai dengan dua sampai tiga minggu. Kandang ini berfungsi untuk menjaga agar anak puyuh yang masih memerlukan pemanasan itu tetap terlindung dan mendapat panas yang sesuai dengan kebutuhan. Sebaiknya kandang ini perlu dilengkapi alat pemanas. Biasanya ukuran yang sering digunakan adalah lebar 100 cm, panjang 100 cm, tinggi 40 cm, dan tinggi kaki 50 cm. (ukuran ini cukup memuat 90-100 ekor anak puyuh).

* Kandang untuk puyuh umur grower (3-6 minggu) dan layer (lebih dari 6 minggu)
Jenis kandang berikutnya, bentuk, ukuran maupun peralatannya sama dengan kandang untuk induk petelur. Alas kandang biasanya berupa kawat ram.

2. Kelengkapan kandang
Perlengkapan yang diperlukan dalam kandang berupa tempat makan, tempat minum, tempat bertelur dan tempat obat-obatan.

PENYEDIAAN BIBIT

Seperti sudah diainggung diatas, penyediaan bibitmerupakan tahapan yang penting dalam budidaya burung puyuh. Pemilihan bibit burung puyuh disesuaikan dengan tujuan pemeliharaan, ada 3 (tiga) macam tujuan pemeliharaan burung puyuh, yaitu:
1. Untuk produksi telur konsumsi, dipilih bibit puyuh jenis ketam betina yang sehat atau bebas dari kerier penyakit.
2. Untuk produksi daging puyuh, dipilih bibit puyuh jantan dan puyuh petelur afkiran.
3. Untuk pembibitan atau produksi telur tetas, dipilih bibit puyuh betina yang baik produksi telurnya dan puyuh jantan yang sehat yang siap membuahi puyuh betina agar dapat menjamin telur tetas yang baik.

PEMELIHARAAN

Setelah kita dapatkan bibit yang baik, selanjutnya yang perlu mendapatkan perhatian adalah pemeliharaan puyuh, meliputi :

* Kebersihan/Sanitasi dan Tindakan Preventif
Untuk menjaga timbulnya penyakit pada pemeliharaan puyuh kebersihan lingkungan kandang dan vaksinasi terhadap puyuh perlu dilakukan sedini mungkin.

* Pengontrolan Penyakit
Pengontrolan penyakit dilakukan setiap saat dan apabila ada tanda-tanda yang kurang sehat terhadap puyuh harus segera dilakukan pengobatan sesuai dengan petunjuk dokter hewan atau dinas peternakan setempat atau petunjuk dari Poultry Shoup.

* Pemberian Pakan
Pemberian pakan merupakan faktor yang penting dalam keberhasilan beternak burung puyuh dengan hasil yang maksimal. Ransum (pakan) yang dapat diberikan untuk puyuh terdiri dari beberapa bentuk, yaitu: bentuk pallet, remah-remah dan tepung. Karena puyuh yang suka usil memtuk temannya akan mempunyai kesibukan dengan mematukmatuk pakannya. Pemberian ransum puyuh anakan diberikan 2 (dua) kali sehari pagi dan siang. Sedangkan puyuh remaja/dewasa diberikan ransum hanya satu kali sehari yaitu di pagi hari. Untuk pemberian minum pada anak puyuh pada bibitan diberikan terus-menerus.

* Pemberian Vaksinasi
Pada umur 4-7 hari puyuh di vaksinasi dengan dosis separo dari dosis untuk ayam. Vaksin dapat diberikan melalui tetes mata (intra okuler) atau air minum (peroral).

HAMA DAN PENYAKIT

Seperti usaha pada umumnya, budidaya burung puyuh ini mengalami beberapa hambatan, umumnya serangan hama maupun penyakit. Untuk pencegahan ada baiknya kita mengetahui jenis-jenis hama ataupun penyakit yang sering menyerang unggas ini.

1. Radang usus (Quail enteritis)

Penyebab: bakteri anerobik yang membentuk spora dan menyerang usus, sehingga timbul pearadangan pada usus.
Gejala: puyuh tampak lesu, mata tertutup, bulu kelihatan kusam, kotoran berair dan mengandung asam urat.
Pengendalian: memperbaiki tata laksana pemeliharaan, serta memisashkan burung puyuh yang sehat dari yang telah terinfeksi.

2. Tetelo (NCD/New Casstle Diseae)

Gejala: puyuh sulit bernafas, batuk-batuk, bersin, timbul bunyi ngorok, lesu, mata ngantuk, sayap terkulasi, kadang berdarah, tinja encer kehijauan yangspesifik adanya gejala “tortikolis”yaitu kepala memutar-mutar tidak menentu dan lumpuh.

Pengendalian:
* menjaga kebersihan lingkungan dan peralatan yang tercemar virus, binatang vektor penyakit tetelo, ayam yang mati segera dibakar/dibuang
* pisahkan ayam yang sakit, mencegah tamu masuk areal peternakan tanpa baju yang mensucihamakan/ steril serta melakukan vaksinasi NCD. Sampai sekarang belum ada obatnya.

3. Berak putih (Pullorum)

Penyebab: Kuman Salmonella pullorum dan merupakan penyakit menular.
Gejala: kotoran berwarna putih, nafsu makan hilang, sesak nafas, bulu-bulu mengerut dan sayap lemah menggantung.
Pengendalian: sama dengan pengendalian penyakit tetelo.

4. Berak darah (Coccidiosis)

Gejala: tinja berdarah dan mencret, nafsu makan kurang, sayap terkulasi, bulu kusam menggigil kedinginan.

Pengendalian:
menjaga kebersihan lingkungaan, menjaga litter tetap kering; dengan Tetra Chloine Capsule diberikan melalui mulut; Noxal, Trisula Zuco tablet dilarutkan dalam air minum atau sulfaqui moxaline, amprolium, cxaldayoco

5. Cacar Unggas (Fowl Pox)

Penyebab: Poxvirus, menyerang bangsa unggas dari semua umur dan jenis kelamin.
Gejala: imbulnya keropeng-keropeng pada kulit yang tidak berbulu, seperti pial, kaki, mulut dan farink yang apabila dilepaskan akan mengeluarkan darah.
Pengendalian: vaksin dipteria dan mengisolasi kandang atau puyuh yang terinfksi.

6. Quail Bronchitis

Penyebab: Quail bronchitis virus (adenovirus) yang bersifat sangat menular.
Gejala: puyuh kelihatan lesu, bulu kusam, gemetar, sulit bernafas, batuk dan bersi, mata dan hidung kadang-kadang mengeluarkan lendir serta kadangkala kepala dan leher agak terpuntir.
Pengendalian: pemberian pakan yang bergizi dengan sanitasi yang memadai.

7. Aspergillosis

Penyebab: cendawan Aspergillus fumigatus.
Gejala: Puyuh mengalami gangguan pernafasan, mata terbentuk lapisan putih menyerupai keju, mengantuk, nafsu makan berkurang.
Pengendalian: memperbaiki sanitasi kandang dan lingkungan sekitarnya.

8. Cacingan

Penyebab: sanitasi yang buruk.
Gejala: puyuh tampak kurus, lesu dan lemah.
Pengendalian: menjaga kebersihan kandang dan pemberian pakan yang terjaga kebersihannya.

PEMANENAN

Tahapan yang paling ditunggu oleh seorang pengusaha adalah saat pemanenan. Seperti telah didisinggung diatas, ada beberapa manfaat yang dapat diambil dari budidaya burung puyuh ini, yaitu :

* Hasil Utama
Pada usaha pemeliharaan puyuh petelur, yang menjadi hasil utamanya adalah produksi telurnya yang dipanen setiap hari selama masa produksi berlangsung.

* Hasil Tambahan
Sedangkan yang merupakan hasil tambahan antara lain berupa daging afkiran, tinja untuk pupuk kandang serta bulu puyuh sebagai bahan baku kerajinan tangan.

Nah,,, Tunggu apalagi, satu jenis usaha, budidaya burung puyuh, beragam hasil yang didapat. Selamat menjadi pengusaha dan semoga sukses…🙂

Dewasa ini sering kita dengar keluhan dari pembudidaya tambak akan usaha yang mereka geluti pada saat-saat sekarang. Pertumbuhan bandeng yang lambat, rentannya udang akan kematian dll, menjadi momok yang sangat memprihatinkan dan perlu mendapat perhatian khusus guna mengatasinya.

Terjadinya kemerosotan daya dukung lingkungan tambak (tanah, air dll) diindikasikan menjadi penyebab utama munculnya permasalahan diatas. Berbagai upaya telah dilakukan Dinas Kelautan dan Perikanan Kab. Brebes guna mengatasi permasalahan tersebut, dimana salah satu program yang menjadi prioritas adalah upaya merehabilitasi dan merevitalisasi lahan tambak.

Kegiatan dimaksud berupa sosialisasi dan kaji terap budidaya tambak ramah lingkungan, yang salah satu diantaranya melalui program Komposisasi. Penggunaan kompos dimaksud guna menumbuhkan pakan alami, yang diharapkan dapat menekan biaya produksi yang harus dikeluarkan oleh pembudidaya.

Hasil ujicoba komposisasi (tanpa menggunakan pakan buatan) di Desa Bangsri, Kec. Bulakamba, untuk luasan 8.000 m2 dengan jumlah tebar 4.000 benih bandeng uk. Glondongan (3-5 cm) dalam kurun waktu 4 bulan menghasilkan 320 kg bandeng dengan size 8-10 ekor/kg.

Perhitungan analisis biaya, dari modal 2.000 kg x Rp. 700,- dan benih 4.000ek x Rp. 100,-, total modal yang dikeluarkan hanya Rp. 1.800.000,-. Sedangkan hasil jual 320kg x Rp. 12.000,- sejumlah Rp. 3.840.000,-. Keuntungan yang diperoleh mencapai Rp. 2.040.000,-.

Bila dibandingkan produktivitas rata-rata pembudidaya tambak yang hanya 200 kg/Ha dan waktu usia budidaya 5-6 bulan, usaha budidaya bandeng sistim komposisasi layak untuk dikembangkan di masa mendatang.

Anda berminat? Silahkan mencoba……..

Pemirsa Blog Yth,

Pada postingan ini kami mebahas  lebih detail perihal materi perkawinan pada kambing Etawa (Kambing Kaligesing) atau kambing jenis lain pada umumnya. Mengingat berhasil atau tidaknya proses  perkawinan ini akan menentukan tahapan berikutnya dalam aktivitas beternak.

Perkawinan pada kambing dilakukan untuk melanjutkan keturunan dan atau untuk menghasilkan keturunan yang lebih baik sesuai dengan yang diharapkan baik secara intensitas maupun kualitas.

Perkawinan pada kambing Etawa bisa dilakukan dengan 2 cara :

  1. Perkawinan alami :  merupakan perkawinan dimana pejantan memancarkan sperma langsung ke dalam alat reproduksi betina secara langsung, tanpa perantara alat buatan. Perkawinan terjadi secara alami dimana pejantan lebih agresif sedangkan betina bersifat responsif (menunggu).
  1. Perkawinan buatan (Artificial Insemination) : merupakan perkawinan antara pejantan dan betina melalui perantara suatu alat dengan cara tertentu. Proses pemasukan semen ke dalam saluran reproduksi betina tidak secara langsung melainkan melalui bantuan manusia dengan menggunakan alat.

Untuk mayoritas peternak yang berada di Indonesia pola perkawinan alami adalah cara yang paling mudah dan umum dilakukan, kecuali bagi beberapa peternakan modern inseminasi buatan merupakan alternative proses perkawinan yang dipilih. Pembahasan lebih lanjut dalam postingan ini hanya berhubungan dengan pola perkawinan alami.

Beberapa point yang harus dipahami para peternak sebelum melakukan perkawinan kambing Etawa, adalah sebagai berikut :

1. Kondisi kambing betina :

  • Kambing yang sehat akan mengalami dewasa kelamin pada umur 8-13 bulan, namun sebaiknya dikawinkan pertama kali setelah berumur 15-18 bulan.

2. Tanda-tanda birahi kambing betina :

  • Tampak gelisah dan sering mengeluarkan suara-suara;
  • Sering mengibas-ngibaskan ekor, jika ekor dipegang akan diangkat ke atas;
  • Nafsu makan berkurang ; bila kambing digembalakan sebentar-sebentar akan berhenti merumput;
  • Vulva nampak membengkak berwarna merah;
  • Dari vagina keluar cairan berwarna putih agak pekat;
  • Mendekati kambing jantan atau menaiki punggung kambing betina;
  • Bagi kambing perah, produksi air susu menurun;
  • Bagi kambing betina yang dipelihara dalam kandang sering tidak menunjukkan gejala di atas, keadaan demikian disebut birahi tenang.

3. Masa Birahi :

  • Ternak dikawinkan jika betina tengah mengalami gejala birahi (estrus);
  • Dalam kondisi normal siklus birahi (estrus) pada ternak kambing betina terjadi setiap 18 – 21 hari sekali;
  • Masa/lamanya birahi untuk kambing betina berlangsung selama 21 – 36 jam.

Kambing betina dikawinkan pada saat  mengalami gejala estrus atau birahi. Apabila ternak diketahui berahi pada pagi hari, maka sorenya adalah waktu yang tepat untuk dikawinkan. Sedangkan bila tanda-tanda birahi itu terjadi di sore hari, maka pagi hari harus segera dikawinkan.

Namun demikian pada berbagai kasus nampaknya tahapan ini tidaklah mudah yang berujung pada kegagalan proses perkawinan, beberapa hal yang menyebabkannya adalah sebagai berikut :

  • Peternak  tidak memahami dengan baik perihal masa birahi dan tanda-tanda birahi;
  • Tidak timbul tanda birahi pada induk akibat kurangnya nutrisi asupan pakan atau bahkan pola pemberian pakan yang berlebih;
  • Terlambat mengawinkan, maka sel telur tak bisa dibuahi karena berkaitan erat dengan proses terjadinya ovulasi dan masa hidupnya sperma di dalam alat reproduksi;
  • Terlalu awal mengawinkan, pada kondisi ini si induk belum mencapai kesuburan optimal.
  • Setelah dikawinkan tidak dilakukan pencatatan, sehingga kesulitan untuk memantau  si induk pada siklus birahi berikutnya;
  • Induk betina terkadang mengeluarkan kembali sperma yang telah masuk;
  • Mayoritas peternakan kambing Etawa yang ada di Indonesia mengandangkan kambingnya, sehingga banyak kasus terjadinya kondisi birahi tenang;
  • Kondisi si pejantan yang tidak prima yang berakibat pada terbatasnya kemampuan pejantan dalam membuahi sejumlah betina dan motilitas sperma yang dikeluarkan pejantan saat perkawinan.

Beberapa point penyebab kegagalan dalam mengawinkan sebagaimana yang disebutkan di atas, merupakan kerugian bagi si peternak.  Mengingat tahapan berikut dari tujuan beternak tidak akan tercapai. Kerugian yang dialami si peternak dapat berupa rugi akibat biaya pakan, rugi karena waktu, rugi karena hilangnya kesempatan dan rugi karena kambing menjadi majeer atau susah untuk birahi.

Untuk meminimalisir factor kerugian tersebut, berikut adalah beberapa tips yang biasa kami lakukan agar proses reproduksi berjalan dengan baik :

1. Deteksi kambing betina birahi :

  • Lepaskan si jantan pada pagi dan sore hari agar mengelilingi kandang induk betina untuk memancing induk betina yang mengalami birahi tenang.
  • Dilepaskan pada pagi, dan sore agar diketahui apabila ada betina yang mengalami masa birahi.
  • Perhatikan si jantan pada saat proses ini, jika ada si betina yang birahi, maka betina tersebut akan mendekati si pejantan dan atau si pejantan akan tetap ditempat tersebut bahkan terlihat berusaha masuk ke kandang si betina.

2. Waktu mengawinkan kambing :

  • Setelah berhasil mendeteksi kambing birahi, segera kawinkan kambing tersebut.
  • Kawinkan kambing dalam 3 waktu, apabila deteksi pada pagi hari maka kawinkan pagi 1x, kemudian siang 1x, dan sore 1x. Apabila terdeteksi pada sore hari, makan kawinkan sore 1x, besok pagi 1x dan besok siang 1x. dengan catatan si induk masih dalam masa birahi.
  • Proses mengawinkan 3 waktu bertujuan untuk mendapatkan kondisi optimal dari kesuburan, sel telur dan proses ovulasi.

3. Menjaga kondisi induk agar siklus birahinya teratur :

  • Berikan pakan sesuai kebutuhan nutrisinya, untuk induk dalam masa kering atau untuk doro siap kawin pemberian pakan jangan berlebih atau kurang. Kelebihan pemberian pakan akan mengakibatkan kegemukan/penimbunan lemak yang dapat menghambat proses reproduksi. Begitu pula dengan kekurangan nutrisi akan berakibat susah untuk mengalami birahi.
  • Pada beberapa kasus kegemukan yang berakibat si induk susah untuk birahi, mandikan ternak 2x seminggu kemudian jemur dan diumbar (dilepas) dalam kandang umbaran. Melepaskan ternak beberapa saat dalam seminggu diperlukan, agar otot-otot tidak kaku dan menjaga agar system persarapan dalam kondisi normal.

4. Merawat Pejantan :

  • Agar kondisi si pejantan prima berikan pakan yang baik namun tidak berlebih, kelebihan berat badan akan membuat si pejantan cepat capek atau si induk tidak bisa menopang berat badan si pejantan yang terlalu besar.
  • Umbar dan jemur si pejantan setiap hari untuk relaksasi otot dan system persarapan.
  • Berikan jamu setiap selesai kawin, agar kondisinya tetap prima.

5. Apabila ada hal-hal yang bersifat abnormal atau memerlukan bantuan paramedis konsultasikan dengan dokter hewan setempat.

Demikianlah beberapa tips yang biasa dilakukan di Exotics Farm Indonesia perihal perkawinan pada kambing Etawa (Kambing Kaligesing). Alhamdulillah tingkat keberhasilanya sangat tinggi (90%) dan dapat menekan kerugian akibat kegagalan dalam proses perkawinan.

Semoga bermanfaat, salam Exotics Farm Indonesia.

* Sumber :

  1. Pengalaman Exotics Farm Indonesia
  2. Devendra, Goat Production In The Tropics, Commonwealth Agricultural Bureaux, 1983.
  3. Murtidjo, Bambang Agus, Memelihara Kambing, Sebagai Ternak Potong dan Perah, Penerbit Kanisius, Yogyakarta. 1993.
  4. Berbagai buku dan sumber lainnya.